Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi. Hosea 6:3
Spirit
Arus Hayat
Fresh Juice
Our Daily
English
Mandarin
Russia
Bread
Thailand
Indonesia
Cambodia
Help make a difference in the lives of children in need. Now is the time to sponsor a child.
Yudas 1:25 Allah yang esa, Juruselamat kita oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, bagi Dia adalah kemuliaan, kebesaran, kekuatan dan kuasa sebelum segala abad dan sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin.

Senin, 03 Juni 2013

Terimalah Batas-Batas



Terimalah batas batas adalah tulisan dari Peter Scazzero dalam bukunya "The Emotionally Healthy Church" yang sekarang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Gereja yang Sehat Secara Emosinal dan diterbitkan oleh penerbit Gospel Press, Batam .

Artikel tersebut adalah prinsip ke empat yang dikemukakan oleh Peter Scazzero dan berada di bab ke -8. Orang Kristen dan mungkin juga orang lain di bumi seringkali melupakan bahwa dirinya atau kelompoknya dan atau pujaannya memiliki keterbatasan.

Penulis buku mengungkapkan bahwa di gereja pun masalah ini dapat terjadi. Penulis mengungkapkan orang yang sehat secara emosional menyadari batas batas yang Allah berikan kepada mereka. Bila menyadari adanya batasan dan menerimanya maka untuk meraih rasa puas dan sukacita adalah sesuatu yang bukan sekedar mimpi belaka sekalipun menurut penilaian pihak lain bahwa hal tersebut mustahil.

Sebagai Gereja yang menghormati Yesus dan menempatkan Yesus sebagai kepala gereja, penulis mengajak untuk merenungkan bahwa Tuhan Yesus pun saat mengambil keputusan bersedia dan memutuskan bahwa Firman menjadi manusia maka sebagai manusia ini menerima batas-batas manusia.


Pada saat Firman menjadi manusia maka keputusan itu juga menyangkut suatu pilihan yang memiliki kaitan keintegritasan kepribadian Allah yang sempurna dan Firman dengan sepenuhnya tunduk kepada kenyataan bahwa setiap manusia ada batas-batasnya sekalipun Ia adalah Firman Hidup Tak Terbatas.

Intregritas Allah sangat menarik bila disajikan lebih mendalam. Hal lainnya, penulis telah sanggup menjelaskan seperti: Yesus dengan batas-batas berperang dalam peperangan rohani, Yesus menerima batas-batas ditengah kebutuhan yang besar dan juga disajikan bahwa Allah bekerja melalui keterbatasan manusia yang membuat kita mengagumi Allah pencipta dengan hikmat-Nya membuat segala sesuatu menjadi indah, ajaib dan mulia dalam perencanaanNya yang melampaui pengertian manusia.

Terimalah karunia batas batas hanya bagian kecil dari tulisan Peter Scazzero dan tulisan yang membahas hal lain pun disajikan menarik. Selamat membaca.


Sumber : weruah.wordpress.com/2009/08/13/terimalah-karunia-batas-batas/
Publikasi : Thu, 13 Aug 2009 01:57:24 +0000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apakah Anda memiliki saran dan usulan terhadap blog ini, 
Jika ada mohon agar dapat disampaikan. 
Saran dapat disampaikan melalui

1. Facebook.

2.Twitter


3. Email Send mail
"Berilah nasihat, pertahankanlah hak, jadilah naungan yang teduh di waktu rembang tengah hari; sembunyikanlah orang-orang yang terbuang, janganlah khianati orang-orang pelarian!
Yesaya 16:3

Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu


Prayer Cycle
11 May - 17 May 2014
EHC Prayer

Sebab semuanya itu dikuduskan oleh firman Allah dan oleh doa
Kalender Doa Bulan April

Aku akan memberi mereka suatu hati untuk mengenal Aku, yaitu bahwa Akulah TUHAN. Mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku ini akan menjadi Allah mereka, sebab mereka akan bertobat kepada-Ku dengan segenap hatinya (Yeremia 24:7)

Tetaplah berdoa
"Yang berbahagia ialah mereka yang mendengarkan firman Allah dan yang memeliharanya."